Rabu, 17 Oktober 2012

LANGKAH LANGKAH MANAJER DALAM MENGELOLA SUMBER DAYA FISIK DAN SUMBER DAYA KONSEPTUAL


  Sumber daya adalah suatu nilai potensi yang dimiliki oleh suatu materi atau unsur tertentu dalam suatu kehidupan. Begitu pun dalam suatu perusahaan. Sumber daya sangat berperan besar dalam hal kemajuan perusahaan. Informasi  merupakan  salah  satu  sumber  dasar  yang  ada  bagi  para  manajer  yang mempunyai  nilai,  karena  informasi  akan memberikan  sumber  yang  nyata  dan  akan  lebih berperan bila suatu perusahaan bertambah besar. Manajer mengelola lima sumber daya utama yang ada di perusahaan yang terbagi atas Sumber Daya Fisik dan Sumber Daya Konseptual. Sumber Daya Fisik yaitu Informasi. Sedangkan Sumber Daya Konseptual yaitu Manusia, Material, Mesin, dan Uang.
Tugas manajer adalah mengelola sumber daya ini agar dapat digunakan dengan cara yang paling efektif.  Manajer  menggunakan  sumber  daya  konseptual  untuk  mengelola  sumber daya fisik. Manajer  memastikan  bahwa  data  mentah  yang  diperlukan  terkumpul  dan  kemudian diproses  menjadi  informasi  yang  berguna,  kemudian  manajer  memastikan  bahwa  orang yang  layak dalam  organisasi menerima  informasi  tersebut  dalam  bentuk  yang  tepat  pada saat  yang  tepat  sehingga  informasi  tersebut  dapat  dimanfaatkan.  Akhirnya  manajer membuang informasi yang tidak berguna lagi dan menggantikannya dengan informasi yang terkini  dan  akurat.  Seluruh  aktivitas  dalam  memperoleh  informasi,  menggunakannya seefektif mungkin dan membuangnya pada saat yang tepat disebut Manajemen Informasi. Informasi merupakan salah satu sumber dasar yang ada bagi para manajer yang mempunyai nilai, karena informasi akan memberikan sumber yang nyata dan akan lebih berperan bila suatu perusahaan bertambah besar. Informasi telah menjadi sumber daya penting secara strategis yang perlu dikelola dengan baik sebagaimana sumber daya yang lain dan komputer elektronik memungkinkan untuk memperoleh informasi tersebut secara lebih cepat dan akurat. Para manajer menaruh perhatian yang semakin besar pada pengelolaan informasi karena :

  1. Kompleksitas kegiatan bisnis yang meningkat (terjadi akibat adanya pengaruh ekonomi internasional, persaingan tingkat dunia, kompleksitas teknologi yang meningkat, batas waktu yang semakin ketat, kendala sosial/lingkungan) dan
2.  Kemampuan komputer yang semakin baik, ukuran komputer semakin kecil, namun kecepatannya semakin tinggi. Oleh karena itu diperlukan peran manajer dalam mengelola sumber daya fisik maupun konseptual.

II. PEMBAHASAN

Pada dasarnya manajer mengelola 5  jenis utama sumber daya yang meliputi :
1. Man (Manusia)
2. Material
3. Machine (mesin)
4. Money (uang)
5. Information.

Tugas para manajer adalah mengelola sumber daya yang ada dengan cara yang paling efektif. Jenis sumber daya bagi manajer adalah:

1.    Sumber daya fisik

Sumber daya fisik merupakan sumber daya yang memiliki wujud, dapat diketahui keberadaannya dan dapat dimiliki sehingga dapat dikelola serta dimanfaatkan secara langsung. Sumber daya fisik terdiri atas Manusia, Material, Mesin (termasuk fasilitas dan energi) dan Uang.

2. Sumber daya konseptual

Berbeda dengan sumber daya fisik, sumber daya konseptual hanya bersifat konsep dan memiliki nilai dari apa yang diwakilinya, bukan dari bentuk atau wujudnya yang disebut sumber daya konseptual. Sumber daya konseptual berupa informasi dan data. Sumber daya konseptual digunakan oleh manajer untuk mengelola sumber daya fisik.

Manajemen sumber daya fisik dapat dilakukan dengan cara:
1.  Menyusun.
2.  Memaksimalkan penggunaan dengan meminimalkan waktu terbuang dan menjaganya agar berfungsi pada efisiensi puncak.
3.  Akhirnya mengganti sumber daya tersebut pada saat kritis yaitu sebelum sumber daya tersebut menjadi tidak efisien dan usang.

Adapun penyusunan aktifitas pengelolaan sumber daya konseptual meliputi:
1.  Memastikan bahwa data mentah yang diperlukan telah terkumpul,
2.  Memproses data mentah menjadi informasi yang berguna,
3.  Memastikan bahwa informasi diterima orang yang berhak dalam bentuk yang tepat pada saat yang tepat sehingga dapat dimanfaatkan dengan efektif.
4.  Membuang informasi usang dengan informasi yang mutakhir dan akurat.

III.  KESIMPULAN

Manajer memiliki kewenangan dalam mengatur sistem informasi manajemen pada perusahaan. Oleh karena itu manajer mengelola sumber daya yang ada dalam perusahaan seperti sumber daya fisik dan sumber daya konseptual. Sumber daya fisik dan sumber daya konseptual memiliki keterkaitan yang saling berhubungan antar fungsinya. Manajer mengelola sumber daya fisik dan sumber daya konseptual dengan sebagaimana mestinya. Berikut ini adalah langkah – langkah dalam mengelola sumber daya fisik dan sumber daya konseptual.

Sumber daya fisik :
1.  Menyusun.
2.  Memaksimalkan penggunaan dengan meminimalkan waktu terbuang dan menjaganya agar berfungsi pada efisiensi puncak.
3.  Akhirnya mengganti sumber daya tersebut pada saat kritis yaitu sebelum sumber daya tersebut menjadi tidak efisien dan usang.

Sumber daya konseptual :
1.  Memastikan bahwa data mentah yang diperlukan telah terkumpul,
2.  Memproses data mentah menjadi informasi yang berguna,
3.  Memastikan bahwa informasi diterima orang yang berhak dalam bentuk yang tepat pada saat yang tepat sehingga dapat dimanfaatkan dengan efektif.
4.  Membuang informasi usang dengan informasi yang mutakhir dan akurat.

REFERENSI :

Kamis, 21 Juni 2012

TUGAS SOFSKILL 4


1. Jenis-jenis perencanaan dalam organisasi wirausaha?

Ø  Perencanaan strategis adalah perencanaan jangka panjang yg dipusatkan pada organisasi secara keseluruhan
Ø  Perencanaan taktis adalah perencanaan jangka pendek yg menekankan pada operasi berbagai bagian organisasi yg sedang berjalan

   2.  Pendekatan dalam perencanaan organisasi wirausaha?
Ø  Pendekatan probabilitas tinggi perencanaan didasarkan pada filsafat bahwa seharusnya terdapat probabilitas tinggi bahwa organisasi agak bisa mencapai keberhasilan
Ø  Pendekatan maksimisasi didasarkan pada filsafat bahwa organisasi hendaknya mencapai keberhasilan sebesar mungkin
Ø  Pendekatan adaptasi menekankan bahwa perencanaan yg efektif dipusatkan pada usaha membantu organisasiuntuk berubah atau menyesuaikan diri dengan variabel eksternal atau pun internal

3. Alat-alat perencanaan organisasi wirausaha?
Ø  Peramalan (Forecasting)
Peramalan adalah teknik prediksi terjadinya lingkungan masa depan yang akan mempengaruhi operasi organisasi
Ø  Metode Analisa Runtun Waktu (Time Series Analysis Method)
Memprediksi penjualan dimasa datang dengan menganalisa hubungan historis antara waktu dan penjualan yang biasa disajikan dalam bentuk grafik
Ø   Penjadwalan (Scheduling)
Merupakan proses perumusan daftar aktivitas mendetail yang harus dilaksanakan untuk mencapai tujuan organisasi. Daftar aktivitas merupakan bagian integral dari rencana organisasional
Dua macam penjadwalan :
• Peta Gant (Gant Chart) yang merupakan diagram balok dengan waktu horizontal dan sumber daya vertikal
• PERT (Program Evaluation and Review Technique) merupakan aktivitas proyek yang menunjukkan estimasi waktu yang diperlukan

4.   Teori organisasi wirausaha?
Teori Pengorganisasian Klasik
Teori pengorganisasian klasik adalah manajemen awal mengenai bagaimana sumber daya organisasi dapat digunakan untuk mencapai tujuan organisasi
Menurut Max Weber komponen usaha dari pengorganisasian adalah prosedur-prosedur dan aturan-aturan yang mendetail, suatu hirarki organisasi yang diuraikan dengan jelas dan hubungan antara anggota-anggota organisasi yang nonperson (impersonal)

5.  Departementolisasi,rentang manajemen?
          Proses pembentukan manajemen disebut departementalisasi. Pembentukan departemen – departemen tersebut umumnya didasarkan pada faktor situasional  seperti fungsi-fungsi kerja yang dilaksanakan, produk yang dibuat, daerah yang diliput, sasaran konsumen, danproses yang dirancang untuk pembuatan produk.
Rentang manajemen menunjuk pada jumlah individu yang diawasi oleh wirausahawan. Semakin banyak individu yang diawasi wirausahawan makin besar pula rentang manajemen begitupula sebaliknya.
Rentang manajemen dinamakan juga rentang kekuasaan (span of authority ), rentang pengawasan (span of control), rentang supervisi (span of supervision), dan rentang tanggungjawab (span of responsibility).
6.    Bagaimana tentang pengembangan organisasi wirausaha?
         Peter F.Drucker menyatakan bahwa kelangsungan hidup dari system manajemen mungkin akan terancam jika wirausahawan hanya menekankan pada tujuan perolehan laba saja.Penekanan pada tujuan tunggal tersebut akan mendorong wirausahawan untuk mengambil keputusan yang hanya menghasilkan uang saja dengan sedikit mempertimbangkan bagaimana keuntungan akan diperoleh dimasa mendatang.
3 langkah yang harus diambil manajemen untuk mengembangkan perangkat kerja tujuan organisasi adalah:
  • Menentukan keberadaan suatu kecenderungan lingkungan yang bisa mempengaruhi operasi organisasi.
  • Mengembangkan suatu perangkat tujuan bagi organisasi secara keseluruhan.
  • Mengembangkan hirarki tujuan organisasi.
Ketiga langkah tersebut saling berhubungan dan biasanya menuntut masukan dari orang-orang pada tingkat dan bagian operasional yang berbeda dalam organisasi. 

7.   Norma dan etika bisnis dalam kewirausahaan?
            Etika bisnis adalah suatu kode etik perilaku pengusaha berdasarkan nilai-nilai moral dan norma yang dijadikan tuntunan dalam berusaha dan memecahkan persoalan-persoalan yang dihadapi dalam suatu perusahaan.
Selain etika dan perilaku, yang tidak kalah penting yang dalam bisnis adalah norma etika. Menurut Zimmerer (1996:22), ada tiga tingkatan norma etika, yaitu :
1.      Hukum, berlaku bagi masyarakat secara umum yang mengatur perbuatan yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan. Hukum hanya mengatur perilaku minimum.
2.      Kebijakan dan prosedur organisasi, memberi arah khusus bagi setiap orang dalam organisasi dalam mengambil keputusan sehari-hari. Para karyawan akan bekerja sesuai dengan kebijakan dan prosedur perusahaan / organisasi.
3.      Moral sikap mental individual, sangat penting untuk menghadapi suatu keputusan yang tidak diatur oleh aturan formal.

8.   Prinsip-prinsip etika dan prilaku bisnis?
a.       Kejujuran, yaitu penuh kepercayaan, bersifat jujur, sungguh-sungguh, terus terang, tidak curang, tidak mencuri, tidak menggelapkan, tidak berbohong.
b.      Integritas, yaitu memegang prinsip, melakukan kegiatan dengan hormat, tulus hati, berani dan penug pendirian/keyakinan, tidak bermuka dua, tidak berbuat jahat dan saling percaya.
c.       Memelihara janji, yaitu selalu menaati janji, patut dipercaya, penuh komitmen, jangan mengintepretasikan persetujuan dalam bentuk teknikal atau legalistik dengan dalih ketidakrelaan.
d.      Kesetiaan, yaitu hormat dan loyal kepada keluarga, teman, karyawan dan Negara, jangan menggunakan atau memperlihatkan informasi yang diperoleh dalam kerahasiaan,behitu juga dalam konteks professional, jaga/melindungi kemampuan untuk membuat keputusan professional yang bebas dan teliti, hndari hal yang tidak pantas dan konflik kepentingan.
e.       Kewajaran/keadilan, yaituberlaku adil dan berbudi luhur, bersedia untuk mengakui kesalahan, dan perlihatkan komitmen keadilan, persamaan perlakuan individual dan toleran terhadap perbedaan, jangan bertindak melampaui batas atau mengambil keuntungan yang tidak pantas dari kesalahan atau kemalangan orang lain.
f.        Suka membantu orang lain, yaitu saling membantu, berbaik hati, belas kasihan, tolongmenolong, kebersamaan, dan menghindari segala sesuatu yang membahayakan orang lain.
g.       Hormat kepada orang lain, yaitu menghormati martabat manusia, menghormati kebebasan dan hak untuk menentukan nasib sendiri bagi semua orang, bersopan santun, jangan merendahkan orang lain, jangan mempermalukan orang lain.
h.      Warga Negara yang bertanggung jawab, yaitu selalu menaati hukum/aturan, penuh kesadaran sosial, menghormati proses demokrasi dalam mengambil keputusan.
i.         Mengejar keunggulan, yaitu mengejar keunggulan dalam segala hal, baik dalam pertemuan personal maupun pertanggungjawaban professional, tekun, dapat dipercaya/diandalkan, rajin penuh komitmen, melakukan semua tugas dengan kemampuan terbaik, mengembangkan dan mempertahankan tingkat kompetensi yang tinggi.
j.         Dapat dipertanggungjawabkan, yaitu memiliki tanggung jawab, menerima tanggung jawab atas keputusan dan konsekuensinya, dan selalu memberi contoh.



9.   Cara-cara mempertahankan standar etika bisnis dalam wirausaha?
1. Menciptakan kepercayaan perusahaan
    Hal ini akan menetapkan nilai-nilai perusahaan yang mendasari tanggung jawab etika bagi stakeholder.
2. Mengembangkan kode etik
    Kode etik merupakan suatu catatan tentang standar tingkah laku dan prinsip-prinsip etika yang                  diharapkan     perusahaan dari karyawan.                
3. Menjalankan kode etik secara adil dan konsisten
4. Melindungi hak perorangan
5. Mengadakan pelatihan etika
6. Melakukan audit etika secara periodic
7. Mempertahankan standar yang tinggi tentang tingkah laku, jangan hanya aturan
8. Menghindari contoh etika yang tercela setiap saat dan diawali dari atasan
9. Menciptakan budaya yang menekankan komunikasi dua arah
Komunikasi dua arah sangat penting untuk menginformasikan barang dan jasa yang dihasilkan dan untuk menerima aspirasi untuk perbaikan perusahaan.
10. Melibatkan karyawan dalam mempertahankan standar etika
Para karyawan diberi kesempatan untuk memberikan umpan balik tentang bagaimana standar etika yang harus dipertahankan.



   10. Tanggung jawab perusahaan terhadap wirausaha?
     Tanggung jawab perusahaan, meliputi:
1. Tanggung jawab terhadap lingkungan
Perusahaan harus ramah lingkungan, artinya perusahaan harus memperhatikan, melestarikan dan menjaga lingkungan.
2. Tanggung jawab terhadap karyawan
Semua aktivitas sumber daya manusia diarahkan pada tanggung jawab kepada karyawan, dengan cara:
Ø  Mendengarkan dan menghormati pendapat karyawan
Ø   Memberikan umpan balik, baik yang positif maupun negatif
Ø  Menceritakan kepada karyawan tentang kepercayaan
Ø   Membiarkan karyawan mengetahui keadaan perusahaan yang sebenarnya
Ø  Memberikan imbalan kepada karyawan dengan baik
Ø   Memberikan kepercayaan kepada karyawan
3.  Tanggung jawab terhadap pelanggan
Tanggung jawab perusahaan kepada pelanggan, meliputi dua kategori, yaitu:
· Menyediakan barang dan jasa yang berkualitas
· Memberikan harga produk yang wajar dan adil
Selain itu, perusahaan juga harus melindungi hak-hak pelanggan, yaitu:
· Hak untuk mendapatkan produk yang aman
· Hak untuk mendapatkan informasi tentang segala aspek
· Hak untuk didengar
· Hak untuk memilih apa yang akan dibeli
4. Tanggung jawab terhadap investor
Tanggung jawab berupa menyediakan pengembalian investasi yang menarik dengan memaksimumkan laba dan melaporkan kinerja keuangan seakurat dan setepat mungkin.
5. Tanggung jawab terhadap masyarakat
Tanggung jawab berupa menyediakan dan menciptakan kesehatan dan menyediakan berbagai kontribusi terhadap masyarakat yang berada di sekitar lokasi perusahaan.

Minggu, 06 Mei 2012

TUGAS SOFSKILL 3


1. Pembiayaan usaha baru berasal dari mana?
Modal Ventura adalah suatu modal (keuangan) yang biasanya disediakan bagi usaha-usaha baru yang berpotensial tinggi, dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan investasi tinggi. Modal Ventura disediakan oleh Kapitalis Ventura atau dalam bahasa asingnya, Venture Capitalist (VC). Sebagai timbal-balik dari investasi, Kapitalis Ventura akan mengambil bagian di kepemilikan perusahaan anda. Keuntungan diperoleh investor ketika perusahaan berada di bursa saham atau bila perusahaan menghasilkan keuntungan.

2. Masalah-masalah dalam pencarian modal yang terjadi dalam wirausaha?
Masalah-Masalah dalam Pencarian Modal
Beberapa masalah yang sering ditemui dalam pencarian modal antara lain :
a. Kurangnya ketajaman bisnis (misal : tidak jeli melihat peluang, tidak dapat mengadaptasi masalah dengan baik)
b. Kurangnya pengalaman bisnis
c. Harus dapat mengidentifikasi lebih dahulu kebutuhan modal (baik secara finansial maupun berupa mesin)
d. Harus ada proyeksi laba dan proyeksi mengenai tingkat pengembalian investasi
e. Harus ada identifikasi tujuan dari penggunaan modal usaha

3. Penentuan hubungan financial perusahaan ?
Penentuan Hubungan Finansial Perusahaan
Lakukan identifikasi awal, berapa jumlah modal yang dibutuhkan 
Harus ada perencanaan finansial :
a. Perencanaan likuiditas (dipusatkan pada perencanaan aliran kas perusahaan)
b. Perencanaan laba (proyeksi perolehan laba)
Ada beberapa cara untuk memproyeksikan kebutuhan kas :
a. Proyeksi laporan laba/rugi 
b. Proyeksi laporan neraca 
c. Proyeksi arus kas 
d. Ringkasan tentang kebutuhan dan penggunaan kas 

4. Penetapan kelayakan usaha baru ?
Penetapan Kelayakan Usaha Baru 
Banyak dana telah dikeluarkan didalam memulai usaha baru dan juga yang mengalami kebangkrutan dalam satu atau dua tahun. Salah satu faktor yang menyebabkan kegagalan usaha baru adalah kendali wirausahawan 
Alasan utama kegagalan usaha baru adalah :
1. Pengetahuan pasar yang tidak memadai 
2. Kinerja produk yang salah 
3. Usaha pemasaran dan penjualan yang tidak efektif 
4. Tidak disadarinya tekanan persaingan 
5. Keusangan produk yang terlalu cepat 
6. Waktu memulai usaha baru yang tidak tepat 
7. Kapitalisasi yang tidak memadai, pengeluaran operasi yang tidak diprediksi, investasi yang berlebih-lebihan pada asset tetap, dan kesulitan keuangan yang berkaitan 

5. Analisis kelayakan teknisnya ?
Analisa Kelayakan Teknis 
Dua langkah penting didalam proses analisa kelayakan teknis:
1. Identifikasi spesifikasi teknis penting 
2. Uji coba produk atau jasa untuk menemukan apakah ia memenuhi spesifikasi kinerja 

6. Penilaian kemampuan organisasi ?
Penilaian Kemampuan Organisasional 
Setiap bisnis usaha membutuhkan orang-orang dengan berbagai jenis keterampilan dan bakat untuk bekerja sama mencapai tujuan organisasional.
Dalam penilaian ini dilakukan :
• Penentuan kebutuhan personalia dan perancangan struktur organisasi awal 
• Perbandingan kebutuhan dan ketersediaan personalia 

7. Analisa persaingan dalam wirausaha ?
Analisa Persaingan 
Setiap bisnis usaha umumnya cenderung menghadapi dua jenis tekanan persaingan :
1. Persaingan langsung dari produk atau jasa yang identik dengan produk perusahaan itu pada pasar yang sama 
2. Tekanan tidak langsung dari barang subtitusi 

8. Waralaba prancise atau hak guna ?
Pengertian hak guna paten : pengaturan secara formal dalam suatu hubungan / cara bisnis, dimana perusahaan franchise (pemilik hak guna paten) memberi hak istimewa kepada franchisee (perusahaan pengguna hak guna paten), untuk menggunakan nama, logo, produk, prosedur operasi, dsb 
Hak guna paten : persetujuan dimana perusahaan atau distributor tunggal dari produk yang mempunyai merek dagang memberikan hak eksklusif kepada perusahaan, distributor atau pengecer independen dengan imbalan pembayaran royalti dan menyesuaikan diri dgn prosedur operasi standar 
Resiko Investasi Dalam Usaha Franchising
Perusahaan franchisee menghadapi resiko yang relatif lebih rendah (lebih terukur)
Perusahaan franchisee dibebani :
a. Pajak 
b. pembayaran royalti 
c. kurang bebas dalam pengelolaan/pengoperasian 
d. perusahaan Franchisor (pemilik hak guna paten) mungkin bertindak sebagai penyalur tunggal dari beberapa perlengkapan 
Jenis-jenis hak guna paten (franchise)
1. Franchise untuk mendistribusikan hasil produksi 
2. Franchise yang menawarkan nama, citra, metode menjalankan usaha, dll 
3. Franchise yang menawarkan jasa seperti agen pribadi, konsultasi pajak dan real estate
Langkah-langkah yang bisa diambil untuk menurunkan atau meminimisasi resiko investasi dalam franchising adalah :
1. Melakukan evaluasi diri 
2. Meneliti franchise
Persetujuan Hak Guna Paten
Ada beberapa persetujuan dalam hak guna paten :
a. franchising : sistem pemasaran yang mencakup 2 pihak, yang terikat dalam perjanjian legal, dimana salah satu pihak di dalam kontrak yang menspesifikasikan metode yang harus diikuti dan dipenuhi pihak lain
b. franchising produk dan merek 
c. franchising format : franchisee mendapat seluruh sistem pemasaran dan 
petunjuk dari franchisor
d. master license/sebagai penerima izin utama : (perusahaan / pribadi bertindak sebagai agen penjual untuk menemukan franchisee baru

Kamis, 26 April 2012

Hak asasi manusia

Pengertian, Macam dan Jenis Hak Asasi Manusia / HAM yang Berlaku Umum Global - Pelajaran Ilmu PPKN / PMP Indonesia


Pengertian dan Definisi HAM :
HAM / Hak Asasi Manusia adalah hak yang melekat pada diri setiap manusia sejak awal dilahirkan yang berlaku seumur hidup dan tidak dapat diganggu gugat siapa pun. Sebagai warga negara yang baik kita mesti menjunjung tinggi nilai hak azasi manusia tanpa membeda-bedakan status, golongan, keturunan, jabatan, dan lain sebagainya.
Melanggar HAM seseorang bertentangan dengan hukum yang berlaku di Indonesia. Hak asasi manusia memiliki wadah organisasi yang mengurus permasalahan seputar hak asasi manusia yaitu Komnas HAM. Kasus pelanggaran ham di Indonesia memang masih banyak yang belum terselesaikan / tuntas sehingga diharapkan perkembangan dunia ham di Indonesia dapat terwujud ke arah yang lebih baik. Salah satu tokoh ham di Indonesia adalah Munir yang tewas dibunuh di atas pesawat udara saat menuju Belanda dari Indonesia.
Pembagian Bidang, Jenis dan Macam Hak Asasi Manusia Dunia :
1. Hak asasi pribadi / personal Right
- Hak kebebasan untuk bergerak, bepergian dan berpindah-pndah tempat
- Hak kebebasan mengeluarkan atau menyatakan pendapat
- Hak kebebasan memilih dan aktif di organisasi atau perkumpulan
- Hak kebebasan untuk memilih, memeluk, dan menjalankan agama dan kepercayaan yang diyakini masing-masing
2. Hak asasi politik / Political Right
- Hak untuk memilih dan dipilih dalam suatu pemilihan
- hak ikut serta dalam kegiatan pemerintahan
- Hak membuat dan mendirikan parpol / partai politik dan organisasi politik lainnya
- Hak untuk membuat dan mengajukan suatu usulan petisi
3. Hak azasi hukum / Legal Equality Right
- Hak mendapatkan perlakuan yang sama dalam hukum dan pemerintahan
- Hak untuk menjadi pegawai negeri sipil / pns
- Hak mendapat layanan dan perlindungan hukum
4. Hak azasi Ekonomi / Property Rigths
- Hak kebebasan melakukan kegiatan jual beli
- Hak kebebasan mengadakan perjanjian kontrak
- Hak kebebasan menyelenggarakan sewa-menyewa, hutang-piutang, dll
- Hak kebebasan untuk memiliki susuatu
- Hak memiliki dan mendapatkan pekerjaan yang layak
5. Hak Asasi Peradilan / Procedural Rights
- Hak mendapat pembelaan hukum di pengadilan
- Hak persamaan atas perlakuan penggeledahan, penangkapan, penahanan dan penyelidikan di mata hukum.
6. Hak asasi sosial budaya / Social Culture Right
- Hak menentukan, memilih dan mendapatkan pendidikan
- Hak mendapatkan pengajaran
- Hak untuk mengembangkan budaya yang sesuai dengan bakat dan minat

 TUGAS SOFSKILL


1.   Apa inti dan karakteristik wirausaha?
Jawab:
inti dari kewirausahaan adalah adanya kemampuan dalam membuat suatu kreatifitas dan inovatif yang dijadikan dasar kiat dan sumber daya dalam mencari peluang untuk menuju kesuksesan. Lalu dari proses kreatifitas dan inovatif tersebut diawali dengan munculnya suatu ide-ide dan pemikiran-pemikiran untuk menciptakan suatu yang baru dan berbeda. Dan karakteristik dari seorang wirausaha adalah :
  • Percaya diri : adanya keyakinan yang cukup tinggi atas kemampuan diri untuk mencapai keberhasilan.
  • Berorientasikan tugas dan hasil : berorientasi pada laba, memiliki ketekunan dan ketabahan, memiliki tekad yang kuat, suka bekerja keras, energik dan memiliki inisiatif.
  • Pengambil resiko : memiliki kemampuan mengambil resiko dan suka pada tantangan.
  • Kepemimpinan : bertingkah laku sebagai seorang pemimpin, mudah berinteraksi dengan orang lain,suka terhadap kritikan dan saran yang membangun.
  • Keorisinilan : memiliki jaringan bisnis yang luas, fleksibel, serta memiliki inovasi dan kreativitas tinggi.
  • Berorientasi ke masa depan : Persepsi dan memiliki cara pandang/ cara pikir yang berorientasi pada masa depan.
  • Jujur dan tekun : Memiliki keyakinan bahwa hidup itu sama dengan kerja
2.   Bagaimana mengidentifikasi potensi kewirausahaan?
Jawab:
Bagi seorang wirausahawan perlu memiliki pengetahuan yang cukup untuk dapat mengarahkan dirinya guna memperoleh peluang usaha,menyusun konsep usaha,membuat perencanaan,masuk pasar,beroperasi(organisasi/sendiri)dan dengan demikian menikmati nilai tambah dan mengembangkan diri.
Keterampilan yang harus dimiliki oleh seorang wirausaha adalah:
a. Mempunyai keterampilan konseptual dalam mengatur strategi dan memperhitungkan resiko,
b. Mempunyai keterampilan memimpin dan mengelola,
c. Mempunyai keterampilan teknis bidang usaha,
d. Mempunyai keterampilan berkomunikasi dan berinteraksi,dan
e. Mempunyai keterampilan kreatif menciptakan nilai tambah

3.   Mengapa disiplin ilmu kewirausahaan dapat diajarkan sebagai suatu disiplin ilmu yang independen?
Jawab:
            dalam disiplin ilmu yang independen di lingkungan kewirausahaan ada empat alas an, yakni
  • Kewirausahaan mempunyai Body of knowlage yang distinctive (lengkap, utuh, dan nyata) yang meliputi teori, konsep, serta menggunakan metode penelitian.
  • Kewirausahaan mempunyai dua konsep yaitu : Venture start up  dimana kewirausahaan itu dapat dimulai dari awal dan Venture growth, kewirausahaan dalam pengembangan.
  • Dalam suatu kewirausahaan ada objek tersendiri yaitu kemampuan seseorang untuk memikirkan dan mengembangkan dan menciptakan yang baru.
  • Kewirausahaan adalah alat untuk pemerataan kesempatan berusaha dan merubah kesejahteraan masyarakat. Backbone economy  syarat pusat perekonomian dan Tailbone economy  pengendalian perekonomian

4.   jelaskan hal-hal yang menjadi objek studi kewirausahaan ?
jawab :

Menurut Soeparman Soemahamidjaja (1997) kemampuan seseorang yang menjadi obyek kewirausahaan meliputi :
  • Kemampuan merumuskan tujuan hidup/usaha
  • Kemampuan memotivasi diri
  • Kemampuan untuk berinisiatif
  • Kebisaan berinisiatif
  • Kemampuan untuk membentuk modal uang atau barang modal
  • Kemampuan untuk mengatur waktu dan membiasakan diri untuk tepat waktu
  • Kemampuan mental yang dilandasi dengan agama
  • Kemampuan untuk membiasakan diri dalam mengambil hikmah dari pengalaman yang baik maupun yang menyakitkan.
5.           Apa yang dimaksud dengan hakikat dari kewirausahaan ?
Jawab :
hakikat dari kewirausahaan adalah sifat, ciri, dan watak seseorang yang memiliki kemauan dalam mewujudkan gagasan inovatif ke dalam dunia nyata secara kreatif.
Kreativitas adalah kemampuan mengembangkan ide dan cara-cara baru dalam memecahkan masalah dan menemukan peluang (Thinking New Things) , keinovasian adalah kemampuan menerapkan kreatifitas dalam rangka memecahkan masalah dan menemukan peluang (Doing New Things) . Secara efistimologis kewirausahaan hakikatnya adalah suatu kemampuan dalam berfikir kreatif dan berperilaku inovatif yang dijadikan dasar, sumber daya, tenaga penggerak, tujuan, siasat, kiat dalam menghadapi tantangan hidup.
Jiwa kewirausahaan ada pada setiap orang yang memiliki perilaku inovatif, kreatif, menyukai perubahan kemajuan dan tantangan.

6.   Jelaskan pandangan berbagai ahli mengenai definisi kewirausahaan !
Jawab :
Menurut PETER F. DRUCKER :
Kewirausahaan merupakan kemampuan dalam menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda.
Menurut ZIMMERER :
Kewirausahaan sebagai suatu proses penerapan kreativitas dan inovasi dalam memecahkan persoalan dan menemukan peluang untuk memerbaiki kehidupan (usaha).

Referensi :
Googel.com.2012.Kewirausahaan.
http:http://adesyams.blogspot.com/2009/09/karakteristik-wirausaha.html
Google.com.2012.Kewirausahaan. 
http://dewaarka.wordpress.com/2009/08/21/kewirausahaan/

Suryana, Kewirausahaan, 2006, Pedoman Praktis: Kiat dan Proses Menuju Sukses, Salemba Empat.

Baju Cewek Murah

Hai Girlz...
Kami menjual Baju Fashion Wanita khusus buat kamu yang pengen tampil gaya, cantik dengan harga yang terjangkau...
Yuk di liat2 koleksi baju fashion kita... ada 200an baju di 3 album lho... update per hari ini.... tiap 2-3 hari sekali kita pasti update model baju 40an jadi kamu2 selalu punya pilihan model2 yang paling terbaru






Reseller welcome (special price).
SMS : 08988939406
BBM : 2706B682
Semangat... Happy Shoping

filosofi warna


Filosofi arti warna ini bukan sebuah ramalan atau prediksi Togel, namun sekedar memberikan kita informasi Filosofi arti dibalik setiap warna kesukaan kita. Untuk itu ada beberapa warna seperti warna Hitam, Biru, Hijau, Kuning, Merah, Ungu, Abu-abu yang ingin Achiles kupas fiosofi arti dari setiap warna yang ada. Kiranya informasi arti warna ini bisa sedikit memberikan gambaran sifat yang terkandung didalamnya.

Warna Hitam: Melambangkan arti kehidupan yang solid, keras, jantan, misterius namun ada juga nuansa kematian yang terkandung didalam arti warna Hitam.

Warna Biru: Memberikan arti ketenangan yang sempurna. Memiliki kesan yang dapat menenangkan di denyut nadi, tekanan darah, pernafasan serta membantu didalam meningkatkan kesehatan diri.

Warna Hijau: Melambangkan adanya suatu ketabahan akan sebuah penderitaan. Memiliki pribadi yang keras dan dominan berkuasa. Tetapi warna Hijau juga bisa meningkatkan rasa bahagia. Setiap orang Penggemar warna hijau biasanya sering menjadi pilihan untuk mendapatkan nasehat atau sekedar curhat.

Warna Kuning : Mewakili sifat kegembiraan yang baik, santai dan mempunyai cita-cita setinggi langit. Selain itu ada kesan spontan dan toleransi yang tinggi. Dengan cepat menonjol tetapi berubah-ubah sikap, suka berharap dan dermawan.



Warna Merah : Warna ini melambangkan keadaan psikologi yang menguras tenaga, mempercepat denyut nadi, menaikkan tekanan darah dan mempercepat pernafasan. Warna ini mempunyai pengaruh produktiviti, perjuangan, persaingan dan birahi.

Warna Ungu : Warna ini adalah campuran warna merah dan biru. Sifatnya sedikit kurang teliti tetapi selalu penuh harapan. Kemewahan serta prestisius adalah kesan lain dari Warna Ungu.

Abu-abu atau Kelabu : Samar-samar karakternya dan belum. Kecenderungan lebih netral.
Sifat Abu-abu melambangkan arti murah.

Ok deh itu beberapa filosofi arti warna yang semoga aja dapat memberikan seditit informasi mengenai sifat warna kesukaan dan Favorit